Sutradara dan Pemain Drama Surabaya Membara Gelar Doa dan Tabur Bunga
Nadila Putri, siswi SMK Satya Widya Surabaya mengaku sedih dan prihatin atas tragedi Jumat malam itu. Apalagi, teman sekolahnya juga ikut menjadi korban.
"Bagus Ananda salah satu korban meninggal dunia itu teman kami. Jadi kami ingin mendoakan supaya amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa," kata remaja yang mengaku baru kali pertama ikut menjadi pemain dalam drama kolosal Surabaya Membara.
Kendati demikian, dia berharap pementasan drama kolosal Surabaya Membara dalam peringatan Hari Pahlawan tetap digelar tahun depan. Syaratnya dengan pengamanan yang lebih baik.
"Terus terang kegiatan ini manfaatnya bagi generasi muda sangat besar daripada hanya sekedar parade juang. Tapi sayang pemerintah seolah kurang mendukung," pungkas Nadila Putri.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, siswa-siswi SMA/SMK di Surabaya yang ikut hadir berasal dari SMK Negeri 7 Surabaya, SMA Muhammadiyah Surabaya, SMK KAL 1 Surabaya, SMK KAL 2 Surabaya, SMK Farmasi Surabaya dan SMA Pringadi Surabaya serta masih banyak lagi.
Editor: Kastolani Marzuki