Survei Poltracking Sebut Khofifah Unggul karena Didukung Pemilih Islam
Sekretaris Jenderal DPP PKB, Abdul Kadir Karding mengatakan, sebagai partai pengusung Gus Ipul-Puti, memiliki alasan pasangan nomor urut dua tersebut bisa menang di Pilkada Jatim nanti. Menurutnya, memang Khofifah selalu mengungguli survei tapi selalu gagal di hasil pemilihan yang sebenarnya.
"Ini masih dua bulan, dalam tiga bulan akan berubah drastis. Walaupun lembaga survei hasilnya berbeda, kami akan bekerja di darat. Kalau kami kalah, kiai di Jawa Timur akan kehilangan muka karena sebagian besar kiai di sana ke nomor dua (Khofifah-Emil)," kata Karding.
Survei ini dilakukan pada 6-11 Maret 2018, dengan jumlah sampel sebanyak 1.200 responden pada masing-masing survei. Survei ini memiliki margin of error 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Klaster survei tersebut menjangkau 29 kabupaten dan 9 kota di seluruh Provinsi Jawa Timur.
Sebelumnya, Poltracking Indonesia merilis hasil survei pasangan calon (paslon) di pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim). Hasilnya, paslon Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak unggul atas paslon Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarnoputri.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda mengatakan, survei dilakukan dengan cara simulasi kertas suara seperti yang diberikan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kemudian responden mencoblos surat suara tersebut dan memiliki validasi jawaban lebih baik.
Editor: Kastolani Marzuki