Anggota DPRD Gresik menduga tumpahnya pewarna pupuk milik PT Petrokopindo Citra Selaras (PCS), merupakan keteledoran perusahaan. “Jelas ada dugaan keteledoran di situ. Biar ini menjadi tugas polisi,” kata Sekretaris Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi.
Selain itu, yang menjadi perhatian yakni saluran pembuangan. Karena itu, DPRD Gresik akan berkoordinasi dengan dinas terkait izinnya.
Dia mengatakan, tumpahnya pewarna yang menyebabkan kali di sekitar gudang PT PCS menjadi warna oranye itu menjadi perhatian serius. Dirinya akan bertindak setelah mengetahui hasil uji laboratorium dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik.
Pihaknya juga berharap dugaan keteledoran itu didalami oleh aparat kepolisian resort gresik. “Kalau misalnya zat pewarna itu berbahaya, masyarakat yang dirugikan,” kata dia.
Editor: Umaya Khusniah