Suara Dentuman di Malang Masih Terdengar, Begini Penjelasan Lengkap BMKG
Daryono mengatakan, sumber bunyi bisa berasal dari shockwave. Dia menyebutkan, meteorit yang meluncur dengan kecepatan supersonik, gunung api, longsoran berskala luas, gempa yang sangat dangkal dan petir dengan kondisi cuaca tertentu, bisa menimbulkan suara dentuman.
"Kita melacak aktivitas petir yang ada di Malang dan sekitarnya. Kita mendapat data-data valid bahwa dentuman bergelombang berasosiasi dengan aktivitas petir," kata Daryono.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penangggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan, dari keterangan BMKG tersebut, masyarakat diminta untuk tidak perlu khawatir dengan suara dentuman tersebut. Fenomena ini bisa saja terjadi mengingat kondisi cuaca hujan yang terjadi di Malang.
"Menyikapi kondisi cuaca saat ini, masyarakat diimbau untuk tetap waspada agar terhindar dari risiko dengan cara mengidentifikasi bahaya, kerentanan dan kapasitas sekitar dalam lingkup keluarga," katanya.
Editor: Maria Christina