Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mayat Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Tepi Jalan Sampit, Diduga Terlindas Truk
Advertisement . Scroll to see content

Suami Nikah Lagi Diduga Picu Aksi Ibu Racuni 3 Anaknya di Jombang

Rabu, 17 Januari 2018 - 06:30:00 WIB
Suami Nikah Lagi Diduga Picu Aksi Ibu Racuni 3 Anaknya di Jombang
Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto. (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)
Advertisement . Scroll to see content


Selasa pagi, 16 Januari 2018, Evi ditemukan tergeletak di kamar mandi rumahnya dalam kondisi kritis. Sementara tiga anaknya, masing-masing SMS (6), BVUAQ (4), dan UF (4 bulan) sudah tidak bernyawa dengan mulut berbusa. Kuat dugaan ketiga korban tewas setelah diminumi obat serangga oleh Evi. Setelah itu, Evi berusaha bunuh diri dengan meminum racun itu.

Amarah pada Pasangan

Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel mengatakan, kasus ibu yang berusaha bunuh diri dengan minum racun setelah meracuni tiga anaknya hingga tewas, mengingatkannya pada kasus-kasus yang masuk ke Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI). Mereka menyebutnya sebagai segitiga maut, yakni perceraian, perebutan kuasa asuh, dan penutupan akses oleh salah satu orang tua sehingga anak tidak lagi bisa berinteraksi dengan orang tuanya yang lain.

Seiring meningginya kasus perceraian, perebutan kuasa asuh yang diwarnai amarah antarorang tua juga semakin tinggi. Hasil riset Myrna Dawson, peneliti asal Kanada menyebutkan, perebutan kuasa asuh meningkatkan potensi terjadinya filicide atau pembunuhan terhadap anak oleh orang tuanya yang didorong oleh dendam atau sakit hati terhadap pasangan atau mantan pasangan. Apalagi jika orang tua diketahui mengidap kelainan psikologis tertentu.

“Barangkali, di situ benang merah pada kasus Jombang yang sangat memilukan ini. Amarah pada pasangan atau mantan pasangan membuat pelaku gelap mata. Dibutuhkan kerja polisi untuk menyelidiki kasus ini,” kata Reza.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut