Sosok Sultan Rifat Mahasiswa Unbraw Korban Kabel Fiber Optik, Pintar dan Aktif di Kelas
"Kalau di mata kuliah saya biasanya saya jadikan koordinator kelas karena dia rajin, anaknya juga komunikatif," ucapnya.
Dia mengungkapkan, pertemuannya terakhir dengan Sultan Rifat saat mengajar mata kuliah Kesejahteraan Sosial sebelum kejadian. "Seingat saya masih semester enam, sebelum Januari itu. Itu kan kejadiannya waktu dia pulang ke Jakarta terus kejadian itu," katanya.
Menurutnya, kedekatan dengan dosen membuat Sultan Rifat sempat menyampaikan pesan kangennya kepada para dosen yang mengajarnya di kampus. Lukman sempat memperlihatkan foto Sultan menulis pesan di handphone akan rasa kangennya itu.
"Kangen diajar sama dosen-dosen pemerintahan Pak Lukman, Pak Barqah, Pak Dani, Pak Muhtar, udah lama saya ga diajar sama beliau2," tulis Sultan dalam pesan yang dikirimkan ke dosennya.
Diketahui, Sultan Rifat Alfatih (20) mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur mengalami kisah pilu usai terjerat kabel fiber optik menjuntai di Jalan Antasari Raya Cilandak Jakarta Selatan hingga terluka parah, patah tenggorokan (fracture).