Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak
Advertisement . Scroll to see content

Sosok Qomarul Lailah, Guru SD di Surabaya yang Jadi Wasit Olimpiade Tokyo dan Pernah Diteriaki Pemain

Senin, 09 Agustus 2021 - 12:53:00 WIB
Sosok Qomarul Lailah, Guru SD di Surabaya yang Jadi Wasit Olimpiade Tokyo dan Pernah Diteriaki Pemain
Guru SD Negeri Sawunggaling 1, Kota Surabaya, Qomarul Lailah, saat menjadi wasit di ajang Olimpiade Tokyo 2020 pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)
Advertisement . Scroll to see content

"Para pemain berteriak kok begitu wasitnya. Ada yang bilang ini wasit lulusan mana, harus sekolah wasit lagi. Lalu dengan tetap optimistis, saya terus belajar hingga saya terus membaca buku berjudul Law of Badminton. Buku itu memang segala aturan dan instruksi dalam Bahasa Inggris," ujarnya.

Setelah terus mempelajari bagaimana menjadi wasit yang baik, Lia terus berjuang mengikuti berbagai ujian nasional di berbagai ajang. Seiring perjalanann waktu, Lia semakin melejit dalam dunia perwasitan. Namun begitu, ia tak melupakan kewajibannya menjadi pendidik SD mata pelajaran Bahasa Inggris.

Lia menjelaskan, seluruh ilmu yang diperoleh dari kiprahnya sebagai wasit  juga dia implementasikan di sekolah tempatnya mengajar. Dia melatih anak-anak didiknya tersebut agar selalu disiplin, percaya diri dan pantang menyerah karena itu yang menjadi poin penting dalam meraih kesuksesan.

Bagi Lia, ketika mau menerapkan tiga karakter itu, maka akan memudahkan mencapai banyak hal. Karena itu pula, Lia menanamkan karakter tersebut kepada anak didiknya sedini mungkin. Jika ingin berhasil, disiplin harus menjadi nomor satu. 

"Saya ajarkan mereka jadi the real bonek, jadi bonek sejati itu bukan kalau kalah main itu sakit hati terus berantem. Tetapi keberanian yang kita butuhkan. Nah bahasa asing itu butuh keberanian karena bahasa itu kebiasaan. Saya ajarkan ke mereka itu 'wani' (berani) berbicara Inggris," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut