Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sosok Marsinah, Aktivis Buruh Pabrik asal Nganjuk yang Dianugerahi Pahlawan Nasional
Advertisement . Scroll to see content

Sosok Pejuang TKR Soemitro, Ganti Nama Tasrib demi Perang Gerilya hingga Jadi Jenderal 

Kamis, 17 Agustus 2023 - 08:45:00 WIB
Sosok Pejuang TKR Soemitro, Ganti Nama Tasrib demi Perang Gerilya hingga Jadi Jenderal 
Repro pejuang TKR Kapten Soemitro. (istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

“Waktu itu sebenarnya Pak Hamid Rusdi membagi wilayah wilayah, kantong-kantong. Di sini pak Sumitro, ada lagi di bawahnya Pak Sulam Samsul,” kata dia.

Pasukan pejuang ini biasanya berkoordinasi di markas komando pasukan yang terdekat dari wilayah kota, yakni di markas komando di Tawangsari. Para pasukan ini biasanya berkoordinasi melakukan serangan tiba-tiba ke pasukan Belanda dan tentara sekutu.

“Ketemunya di sini, ini daerah konsolidasi mengumpulkan para pejuang. Pertama untuk memantau kota, kedua pembalasan dari serangan, jadi setelah mundur, untuk membuktikan TNI ada dilakukan perang wingate atau perang gerilya ini,”kata pengelola Museum Reenactor Malang ini.

Guna memperlancar taktik perang gerilya ini, Soemitro bahkan harus menyamar dari para spionase dan mata-mata pasukan Belanda. Ia pun mengganti namanya menjadi Tasrib, demi keselamatan dan kelancaran aksi perang gerilya.

“Pak Soemitro itu nyamar, jadi Pak Tasrib. Markasnya di rumah warga, jadi enggak terlihat. Ya kayak masyarakat biasa semuanya, tapi mereka semua pegang senjata,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut