Sosok Kiai Ageng Besari, Mahaguru Raja Jawa yang Bangun Masjid Hanya 2 Jam
Bahkan, pendiri Nahdlatul Ulama Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari juga keturunan dari Kiai Ageng Muhammad Besari dari jalur Kiai Basyariyah Sewulan, Kabupaten Madiun yang menjadi menantu Kiai Bin Umar Banjarsari.
KH Ma'ruf Mukhtar yang masih ada gatis keturunan Kiai Ageng Besari menjelaskan, semua pondok pesantren yang ada di Jawa rata-rata didirikan oleh keturunan dari Tegalsari.
"Saya membaca sejarah, bila banyak pondok di Jawa yang memiliki hubungan erat dengan Mbah Besari, seperti Pondok Lirboyo, Ploso, Jampes, Tremas dan lain-lain masih mempunyai nasab sampai Tegalsari," katanya.
Disebutkan pula dari garis keturunan Kiai Ageng Besari pula kelak lahir sosok Sultan Kartasura, yakni Pakunuwono II, Begawan Kasultanan Kartasura Raden Ngabehi Ronggowarsito dan tokoh pergerakan kemerdekaan HOS Tjokroaminoto. Pendiri Pondok Pesantren Tremas Pacitan, KH Abdul Mannan, juga pernah nyantri di Tegalsari.
Kelak dari ketiga tokoh itulah yang menginspirasi Presiden Pertama Republik Indonesia Ir Soekarno dalam memperjuangkan dan membangun NKRI.