Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 8 Surabaya Layani 38.000 Penumpang
Advertisement . Scroll to see content

Sosok Jayabaya Raja Kediri yang Termasyhur, Dianggap sebagai Titisan Dewa Wisnu

Jumat, 01 November 2024 - 06:29:00 WIB
Sosok Jayabaya Raja Kediri yang Termasyhur, Dianggap sebagai Titisan Dewa Wisnu
Ilustrasi Prabu Jayabaya dan ramalannya yang dikaitkan dengan Indonesia. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Bahkan, kemenangan Arjuna dalam perang melawan Karna juga dicapai berkat kebijaksanaan Bhatara Kresna. Penonjolan peranan Kresna ini bertalian erat dengan pemujaan Dewa Wisnu yang sedang berkembang di Kerajaan Panjalu.

Pada Kakawin Bharatayuddha, disebutkan Pulau Jawa adalah tanah yang subur makmur, sangat indah tidak ada taranya. Tetapi, negara itu sedang menderita sedih karena dirusak oleh orang-orang jahat.

Raja yang memerintah tidak mampu menjaganya. Sayang, keindahan yang harum itu telah sirna seperti hilangnya hutan bunga yang ditinggalkan raja binatang.

Dari uraian itu, jelaslah yang dimaksud dengan raja-raja yang menjaganya ialah raja-raja yang memerintah Panjalu sebelum munculnya Raja Jayabaya. Negara yang dimaksud tidak lain kecuali negara Panjalu. Musuh yang merusaknya ialah para penguasa Janggala.

Mereka itu dipandang sebagai musuh yang harus disirnakan Bhatara Wisnu. Itulah sebabnya Bhatara Wisnu turun dari kahyangan menitis ke dalam tubuh Raja Jayabaya. Berkat penjelmaan Wisnu, Raja Jayabaya berhasil membinasakan musuh.

Tidak dapat dimungkiri, ada kemiripan yang mencolok antara perang Bharatayuddha dan perang Panjalu dengan Janggala. Dari sudut Panjalu, konon raja-raja Janggala penjahat yang perlu dimusnahkan seperti halnya dengan Kurawa dilihat dari sudut Pandawa. 

Namun, menurut asal-usulnya, Pandawa dan Kurawa adalah saudara. Karena kedua belah pihak adalah keturunan Bharata. Sama halnya dengan raja-raja Janggala dan raja-raja Panjalu, kedua belah pihak adalah keturunan Raja Airlangga. Peperangan antara Pandawa dan Kurawa berakhir dengan kemenangan Pandawa di bawah pimpinan Prabu Kresna.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut