Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Karyawan Minimarket di Jombang Demo Tolak Penghapusan Upah Lembur Hari Libur Nasional
Advertisement . Scroll to see content

Silaturahmi Ulama di Jombang, Panglima TNI Jelaskan Penanganan Kerusuhan 22 Mei

Jumat, 21 Juni 2019 - 01:10:00 WIB
Silaturahmi Ulama di Jombang, Panglima TNI Jelaskan Penanganan Kerusuhan 22 Mei
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memaparkan penanganan kerusuhan 22 Mei di depan para ulama di kompleks Ponpes Tebuireng, Jombang, Kamis (20/6/2019). (Foto: iNews.id/Mukhtar Bagus)
Advertisement . Scroll to see content

Untuk keperluan itu, TNI sedikitnya menurunkan 16.000 personel untuk membantu pengamanan di Jakarta dan ditambah dengan personel polisi, sehingga total ada sekitar 35.000 orang.

Hadi mengungkapkan, prediksi akan terjadi kerusuhan ternyata terjadi. Padahal, saat aksi 22 Mei 2019, massa awalnya aksi damai, namun berubah setelah malam hari. Sebelumnya, terdapat sekitar 2.000 orang berorasi di Bawaslu, berlanjut hingga buka bersama, salat magrib, dan salat tarawih.

Massa membubarkan diri sekitar pukul 21.00 WIB. Namun, beberapa jam setelahnya datang sekitar 500 orang. Mereka memprovokasi massa dengan teriakan-teriakan untuk merusak barikade, hingga terjadi kerusuhan. Hal itu terus berlanjut ke sejumlah titik lainnya.

Pihaknya berupaya untuk membubarkan massa, sebab warga sekitar juga resah. Mengingat, warga yang aksi itu bukan penduduk sekitar dan mereka membuat warga sekitar khawatir. Misalnya di Slipi. "Ada sebagian masyarakat di Slipi resah karena pendemo bukan asli penduduk di sana," kata dia.

Aksi berlanjut mulai 22-23 Mei 2019. Petugas juga melakukan pendataan korban baik dari warga sipi dan petugas. Ada hingga 854 orang yang merupakan warga sipil, dimana 108 di antaranya menderita luka bakar, 559 orang luka ringan, 178 korban trauma dan sembilan orang meninggal dunia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut