Silaturahmi dengan Perantau Jatim di Kepri, Khofifah Imbau Warga Tak Mudik Lebaran
“Kalau suasananya guyub seperti ini bisa membangun komunikasi yang baik. Tentu kami berharap akan bersambungan dengan pangsa pasar yang bisa mengakses pasar sini dengan membangun koneksitas potensi di Jatim,” ucapnya.
Untuk semakin menyambungkan silaturahmi dengan program yang dimiliki pemprov, Khofifah berharap Festival Budaya Jatim bisa diselenggarakan di Jatim. Festival ini bersinergi dengan program yang leading sectornya yaitu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim.
Kegiatan ini dapat dilaksanakan Sabtu atau Minggu yang biasanya banyak wisatawan Singapura dan Malaysia ke Batam, maka akan menjadi promosi wisata bagi Jatim. Namun tentu menunggu berhentinya penyebaran Covid-19.
“Festival budaya Paguyuban Jatim di Batam sangat dimungkinkan bersambung dengan promosi wisata dan festival budaya Disbudpar Jatim yang pelaksanaannya di Batam. Persambungan programnya semakin nyekrup dengan upaya promosi pariwisata Jatim,” katanya.
Menurut Khofifah, jika Festival Budaya Jatim diadakan di Batam, maka akan membawa multiplier effect bagi masyarakat termasuk ekonomi dan wisata. Ketika Pandemi Covid-19 ini sudah tidak ada, diharapkan wisatawan dari Singapura dan Malaysia bisa menikmati Festival Budaya Jatim, kemudian tertarik mengunjungi wisata bahkan investasi di Jatim.