Siasat Intelijen Yoga Sugomo Yakinkan Soeharto Lengser dengan Gelar Bapak Pembangunan
Operasi pemberian gelar Bapak Pembangunan berhasil diwujudkan. Namun misi menghentikan Soeharto melanjutkan kepemimpinan gagal.
Di luar rencana, ada sejumlah pihak yang memanfaatkan situasi itu. Soeharto tetap melanjutkan kekuasaan sebagai Presiden Indonesia periode 1983-1988.
Dua tahun pemerintahan berjalan, apa yang dicemaskan Yoga Sugomo semakin terlihat indikasinya. Dia memutuskan tidak lagi memakai cara Jawa.
Dalam sebuah pertemuan rutin di bulan Mei tahun 1985, ia terang-terangan menyarankan Soeharto untuk berjiwa besar lengser keprabon dan tidak maju lagi pada pemilu berikutnya (1988).
Yoga beralasan, pada tahun 1988 Pak Harto sudah berkuasa 22 tahun dan usianya sudah menginjak 67 tahun. Periode 1983-1988 juga merupakan puncak kepemimpinan Pak Harto.