Siap-Siap! 800 Motor Curian Siap Dikembalikan ke Pemiliknya di Bazar Ranmor Surabaya
Dalam pelaksanaannya, kendaraan akan dikelompokkan berdasarkan jenis serta hasil pengecekan nomor rangka dan nomor mesin. Polisi juga menyusun kendaraan berdasarkan blok untuk memudahkan proses pencarian.
Luthfie mengungkapkan, sebagian besar motor hasil curian sudah tidak lagi menggunakan pelat nomor asli karena dimanipulasi oleh pelaku.
“Banyak pelat yang sudah diganti. Jadi identifikasi kami lakukan lewat nomor mesin dan nomor rangka hingga akhirnya diketahui siapa pemiliknya,” katanya.
Dari hasil penelusuran, diketahui pemilik kendaraan tidak hanya berasal dari Surabaya. Beberapa unit bahkan teridentifikasi milik warga dari luar daerah, termasuk dari Banten, yang menunjukkan jaringan curanmor lintas wilayah.
Polrestabes Surabaya juga menyadari tidak semua korban mengingat nomor kendaraan mereka. Karena itu, sistem bazar dinilai lebih efektif dengan menampilkan fisik kendaraan dan pengumuman nama pemilik sesuai hasil identifikasi.