Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengulik Masa Kejayaan Bojonegoro di Balik Polsek Padangan Gedung Bergaya Kolonial
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Perluasan Ibu Kota Kerajaan di Tanah Sunda, Konon Berdiri Dikelilingi Benteng

Minggu, 05 Februari 2023 - 06:34:00 WIB
Sejarah Perluasan Ibu Kota Kerajaan di Tanah Sunda, Konon Berdiri Dikelilingi Benteng
Ilustrasi Kerajaan Tarumanagara yang membuat perbedaan tradisi Sunda dan Galuh. (Foto : Ist)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Perjalanan panjang mewarnai sejarahKerajaan Tarumanagara, salah satu kerajaan besar di tanah Sunda. Kerajaan ini menjadi kerajaan besar dan memiliki peran penting di Pulau Jawa bagian barat. Konon kerajaan ini memiliki kaitan dengan Kerajaan Sunda, Pakuan, hingga Pajajaran dengan Prabu Siliwangi-nya. 

Kropak 406 memberitakan bahwa Pakuan didirikan oleh Maharaja Tarusbawa berdasarkan pada Naskah Carita Parahiyangan disebut Tohaan di Sunda. Saleh Danasasmita menyatakan pada bukunya "Mencari Gerbang Pakuan", Tarusbawa adalah raja Tarumanagara ke-13. 

Dia mendirikan ibukota kerajaan yang baru untuk menggantikan ibukota lama Jayasinghapura. Dikatakan: "Witan ikahen rajya Tarumanagara déning Maharaja Tarusbawa makanama rajya Sunda" (Sejak Maharaja Tarusbawa menjadi raja Tarumanagara ia menggunakan nama Raja Sunda). 

Tarusbawa berasal dari kerajaan Sunda Sambawa demikian nama tempat ini disebut dalam Prasasti Kebantenan. Ia menggantikan mertuanya tahun 591-615 Saka (669-723 M). Pakuan adalah ibukota kerajaan Sunda yang wilayah sebelah timurnya dibatasi Citarum. Menurut Nagarakretabhumi, cucu perempuan Tarusbawa menjadi isteri Sanjaya (Maharaja Harisdhar- ma).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut