Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengulik Masa Kejayaan Bojonegoro di Balik Polsek Padangan Gedung Bergaya Kolonial
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Pemberontakan Tentara PETA di Blitar Akan Difilmkan Versi Milenial 

Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:09:00 WIB
Sejarah Pemberontakan Tentara PETA di Blitar Akan Difilmkan Versi Milenial 
Para tentara PETA Blitar sebelum meletus pemberontakan 14 Februari 1945. (foto : ist)
Advertisement . Scroll to see content

Nasib Syodanco Soeprijadi tidak jelas rimbanya. Jepang juga mengeksekusi sejumlah perwira PETA di Ancol, Jakarta. Menurut Didin, meski berakhir menyedihkan, api semangat perjuangan prajurit PETA harus tetap terjaga. 

"Memang berakhir sad ending. Namun semangatnya yang harus terus dijaga. Terutama untuk generasi muda," kata Didin. Rencana mengangkat film pemberontakan PETA Blitar telah dikomunikasikan dengan berbagai pihak. Dandim Didin mengaku telah bertemu Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso. 

Artis nasional Anwar Fuadi yang belum lama ini berziarah ke Makam Bung Karno, juga diajak bicara. Anwar Fuadi yang menjadi tamu Wabup Rahmat di pendopo Kabupaten Blitar, menyatakan ketertarikannya. "Bahkan Pak Anwar Fuadi mengatakan akan mengirim tim ke Blitar," kata Didin. 

Film Pemberontakan PETA Blitar rencananya akan dibuat semi dokumenter. Sebelum memulai kerja sinematografi. Tim akan lebih dulu menguatkan literatur sejarah PETA, termasuk berembug dengan para sejarawan Blitar. Terkait seperti apa film yang akan menyasar penonton milineal itu, Didin masih enggan memberi bocoran. 

Termasuk mengenai pembiayaan, juga masih pembahasan. "Yang pasti kami berharap pengerjaan film bisa dilakukan pada tahun ini. Harapannya pada Februari 2022 bisa ditonton," tutur Didin. 

Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso mendukung pembuatan film pemberontakan PETA Blitar. Bagi Rahmat, pemberontakan yang bertepatan dengan perayaan hari valentine adalah wujud kasih sayang pasukan PETA Blitar kepada bangsa dan negara. 

Generasi muda kata Rahmat seyogyanya mengingat sejarah itu. Untuk terlaksananya pembuatan film, pihaknya sengaja mengundang artis Anwar Fuadi datang ke Blitar. "(Film) ini akan menjadi pengingat sejarah. Khususnya bagi generasi muda," katanya. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut