Sejarah Kerajaan Majapahit: Kekuatan Armada Kapal Penguasa Nusantara
JAKARTA, iNews.id - Jalesveva Jayamahe, ungkapan yang memiliki makna 'Justru di Lautan Kita Menang' atau 'Kejayaan Kita Ada di Laut' benar-benar mampu diterjemahkan dengan baik Laksamana Mpu Nala, Panglima Angkatan Laut Kerajaan Majapahit. Dia memimpin kekuatan armada laut Kerajaan Majapahit yang menguasai setiap jengkal samudra Nusantara pada abad XIII.
Mpu Nala memiliki strategi kemaritiman yang handal hingga Kerajaan Majapahit mampu menguasai lautan Nusantara di masa Prabu Hayam Wuruk bertahta.
Bak dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan, Gajah Mada dan Laksamana Mpu Nala menjadi juru taktik dan strategi kemiliteran yang membawa Majapahit menguasai Nusantara. Mereka bahkan sangat disegani bangsa lain.
Mpu Nala sebagai Panglima Angkatan Laut Kerajaan Majapahit banyak diulas Agus S Serono dalam buku "Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudra" dan Irawan Joko dalam buku berjudul 'Majapahit Peradaban Maritim'. Disebut memiliki strategi jitu, dengan menempatkan puluhan kapal perangnya untuk menjaga lima titik penting perairan Nusantara.
Armada-armada perang Kerajaan Majapahit itu antara lain ditempatkan di barat Sumatra, yakni Armada gugus ke-1. Tugasnya sebagai penjaga Samudera Hindia. Armada gugus ke-1 ini dikendalikan seorang laksamana yang berasal dari Jawa Tengah.