Salurkan BLT-DD Rp66,96 Miliar di 1.339 Desa, Jatim Tempati Posisi Teratas
“BLT-DD ini bisa dimanfaatkan untuk membeli keperluan logistik jelang Hari Raya Idul Fitri, tetapi jangan dipakai beli baju baru. Gunakan untuk konsumsi makanan bergizi. InsyaAllah, yang belum mendapatkan segera terdistribusikan,” ujar Ketua Umum PP Muslimat NU ini.
Khofifah mengatakan, dari 38 kabupaten/kota se-Jatim, baru Kabupaten Trenggalek yang telah tuntas menyalurkan bantuan (100 persen). Total penerima di Trenggalek yaitu sebanyak 6.817 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 152 desa senilai Rp4.090.200.000,-.
“Saya harap kabupaten/kota lainnya bisa segera menyusul untuk segera membagikan BLT-DD kepada warga desa,” kata Khofifah usai video conference pembagian BLT-DD dengan Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Trenggalek.
Khofifah juga meminta kepada seluruh Pemerintah Desa apabila menemui penerima BLT-DD tidak tepat sasaran untuk segera mengubah data, sehingga penyaluran BLT-DD tahap kedua bulan Juni data yang dimiliki sudah valid dan tepat sasaran.
“Dari level rt/rw, desa, kecamatan, hingga pemkab/pemkot harus saling kroscek agar tidak ada benturan di masyarakat akibat penyaluran BLT-DD yang tidak tepat sasaran,” ujarnya.
Wakil Menteri Desa PDTT, Arie Budi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur dan para bupati, camat dan seluruh kepala desa di Jatim atas komitmen dan dedikasi terhadap penyaluran BLT-DD bagi warga terdampak Covid-19. Dia berharap bantuan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebelum Idul Fitri.
Editor: Ihya Ulumuddin