Sakit Hati Istri Diambil Jadi Jaminan Utang, Pria Ini Malah Salah Bunuh Orang
Menurut Kapolres, tersangka Hori tidak pernah merasa menggadaikan istinya sebagai jaminan utang ke Hartono. “Tersangka bilang tidak ada perjanjian gadai istri,” ucapnya.
Untuk mengusut kasus tersebut, kata dia, penyidik akan memanggil Hartono dan istri tersangka. Penyidik juga masih memeriksa tersangka secara intensif.
Kepada penyidik, Hori mengaku sangat menyesal karena orang yang telah dibunuhnya tidak lain masih sepupunya sendiri. “Saya menyesal. Saya pikir dia itu Hartono, pas naik motor saya kejar dan langsung saya bacok celurit di bagian punggungnya,” katanya.
Hori mengaku sakit hati kepada Hartono karena telah mengambil paksa istrinya. Terlebih, nilai utangnya ke Hartono membengkak jadi Rp250 juta dari semula Rp120 juta.
“Sudah tujuh bulan istri saya dibawa dia (Hartono). Saya pun nggak tahu tiba-tiba istri saya sudah ada di rumah dia (Hartono). Saya bilang, kalau masalah utang akan saya lunasi dengan jual kebun di Kalimantan, tapi istri saya tolong kembalikan. Sampai sekarang belum juga dikembalikan,” katanya.
Editor: Kastolani Marzuki