Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 10 Tempat Nongkrong di SCBD, Nomor 4 Cocok untuk Malam Romantis dengan Pencahayaan Lembut
Advertisement . Scroll to see content

Romantisme Bung Tomo, Taklukkan Gadis Cantik Sulistina di Masa Pertempuran 

Selasa, 19 Oktober 2021 - 07:23:00 WIB
Romantisme Bung Tomo, Taklukkan Gadis Cantik Sulistina di Masa Pertempuran 
Dibalik sikapnya yang tegas dan keras, Bung Tomo ternyata pribadi yang romantis. (Foto: kemendikbud)
Advertisement . Scroll to see content

Sejak mengenal Bung Tomo, Sulistina memanggilnya dengan sebutan Mas Tomo, Sulistina bisa membaca karakter Bung Tomo sebenarnya cukup keras, apalagi dalam menentang penjajah. Sikapnya tegas, lugas, keras, sangat tercermin dalam gaya kesehariannya.

Namun di balik sosok Bung Tomo yang keras, Sulistina justru menemukan sisi romantisme dalam diri Bung Tomo, yang barangkali tidak banyak dirasakan oleh orang lain. Sisi romantisme itu mulai dirasakan ketika Bung Tomo berani mengutarakan perasaan cintanya kepada Sulistina.

Keberanian Bung Tomo cukup bulat dan tanpa minder, Bung Tomo menyatakan bahwa dirinya sangat mencintai Sulistina. Bung Tomo menginginkan dirinya dengan Sulistina menjalin hubungan yang lebih dari sekedar teman. Dimana hubungan yang lebih mengarah pada masa depan jangka panjang sampai akhir hayat. 

Mendengar ucapannya, Sulistina menyadari bahwa di balik sosoknya yang heroik dan keras, Bung Tomo hanyalah manusia biasa yang bisa jatuh cinta dan punya romantisme cinta yang indah untuk dirasakan. Tak berselang lama Bung Tomo setelah mengungkapkan cintanya kepada Sulistina, terjadilah hubungan sebagai pasangan kekasih antara keduanya.

Mereka berdua menjalin hubungan itu dengan penuh romantisme, sejak Januari 1936. Keduanya saling mencintai dan mengasihi satu sama lain, saling berbagi, mengisi, menasehati, dan mendoakan. Sejak keduanya berpacaran, hari-hari Bung Tomo berbeda dengan hari sebelumnya. 

Hatinya tidak diisi dengan semangat heroisme perjuangan membela bangsa dan negaranya dari cengkeraman penjajah. Tetapi juga diisi oleh kasih sayang dari seorang perempuan. Bahkan Bung Tomo menyebut hidupnya sejak perkenalan dengan Sulistina sebagai roman perjuangan. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut