Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Monyet Peliharaan Lepas hingga Serang Warga di Jombang, 2 Orang Luka Terluka
Advertisement . Scroll to see content

Ribuan Warga Sampang Unjuk Rasa Tolak Penundaan Pilkades, Harus Digelar Tahun Ini!

Kamis, 10 April 2025 - 11:17:00 WIB
Ribuan Warga Sampang Unjuk Rasa Tolak Penundaan Pilkades, Harus Digelar Tahun Ini!
Aksi unjuk rasa menolak penundaan pilkades di Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. (Foto: MPI/Diwan Mohammad Zahri)
Advertisement . Scroll to see content

SAMPANG, iNews.id - Ribuan warga Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kecamatan setempat, Rabu (9/4/2025). Mereka menuntut agar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tetap digelar tahun ini.

Dalam aksinya, massa yang geram membakar ban bekas hingga memblokade jalan raya arah Surabaya-Sumenep. Aksi ini menyebabkan kemacetan karena jalan tak dapat dilalui kendaraan.

Korlap aksi unjuk rasa Hanafi mengatakan, ribuan masyarakat menginginkan pilkades di 143 digelar sesuai jadwal pada tahun 2025 ini.

"Kami menolak keras wacana penundaan pilkades sebab sebelumnya sudah dijadwalkan di 2025," ujarnya, Rabu (9/4/2025).

Menurutnya, aksi penolakan ini dilandasi kekhawatiran terhadap pembajakan hak-hak demokrasi warga desa.

"Pilkades harus tetap digelar tahun ini, jangan khianati rakyat," katanya.

Sementara Plt Kepala DPMD Kabupaten Sampang Sudarmanto mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Desa yang baru, mengamanatkan kepala desa yang semula jabatannya 6 tahun ditambah menjadi 8 tahun.

“Di Kabupaten Sampang ada beberapa Kepala desa yang mendapatkan perpanjangan masa jabatan," ujarnya.

Sesuai dengan amanat UU Desa, pemerintah daerah akan menggelar pilkades serentak. Berkaitan dengan pilkades serentak ini, Pemkab Sampang juga telah berkordinasi dengan pemerintah pusat.

"Saya sudah berkonsultasi dengan Mentrei Dalam Negeri (Mendagri) agar Pilkades dilaksanakan secara serentak dan tahapannya dimulai pada tahun 2027," ujarnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut