PWNU Jatim Bersyukur Shalawat Badar dan Syubbanul Wathon Tercatat di Kemenkumham
"Oleh karena itu tidak diperbolehkan mempergunakannya untuk kepentingan dirinya sendiri atau kelompoknya tanpa izin (yang bersifat komersial), karena hak cipta ini merupakan karya dari kader NU," tuturnya.
Menurut Kiai Marzuki, Shalawat Badar dan Shubbanul Wathan merupakan syiar, motto dan marwah NU, agar keduanya selalu diterima dan dicintai umat Islam.
"Kami mengucapkan terima kasih semoga kita selalu mendapatkan keberkahan untuk kejayaan NU dan Negeri tercinta," tuturnya.
Kiai Ahmad Syakir, dzuriyah KH Ali Manshur Shiddiq pun mengaku terharu sekaligus bahagia.
"Kami terharu, lebih dari itu karena di Pondok Lirboyo ini, Abah (Kiai Ali Manshur) juga mondok di sini. Jadi ada nostalgia tersendiri," kata kiai asal Banyuwangi itu.
Sebelumnya, PWNU membentuk Tim untuk mengurus HAKI terkait karya Lagu Shalawat Badar dan Lagu Syubbanul Wathon tersebut, yang diketuai H Sholeh Hayat SH (Koordinator) bersama anggota, antara lain, H Noor Shodiq Askandar, Wakil Rektor II UNISMA (Anggota) H Helmy Noor, PWNU Jawa Timur (Anggota) Dr. Siti Asmaniyah Mardiyani, dan Tim Ahli UNISMA (Anggota).
Editor: Kastolani Marzuki