Pupuk Subsidi Langka, Ratusan Petani Sawah Tadah Hujan di Tuban Hadang Truk Distributor
“Semua kios yang didatangi kosong. Para petani sudah kehabisan akal untuk mendapatkan pupuk subsidi sehingga terpaksa menghadang truk pengangkut,” katanya.
Sementara itu perwakilan distributor pupuk subsidi, Asmain mengaku, pengahadangan ini dipicu ketakutan petani tidak mendapatkan jatah pupuk bersubsidi. Padahal jatah pupuk untuk petani ini ada namun pengirimannya bergantian sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Untuk wilayah ini memang baru sekali,” katanya.
Dia mengatakan, masa tanam yang serempak antara sawah biasa dan tadah hujan mengakibatkan adanya kendala dalam ketersediaan pupuk bersubsidi.
Camat Semanding, Danari bersama jajaran keamanan TNI-Polri melakukan mediasi dengan para petani. Meski sempat adu mulut antara kedua kelompok, namun setelah jatah pupuk petani ini dikirimkan, petani langsung membubarkan diri dengan tertib.
“Jadi ini tadi sudah disepakati, pupuk tetap dikirim ke tempat tujuan semula. Sementara untuk kawasan ini, sudah dipastikan oleh distributor akan segera dikirim," katanya.
Untuk itu, pihak keamanan meminta distributor segera membuatkan jadwal pengiriman pupuk. Selanjutnya, jadwal tersebut disosialisasikan ke tingkat kecamatan hingga desa. Dengan demikian petani tahu kapan jatah pupuk akan datang.
Editor: Umaya Khusniah