Profil dan Biodata Dimas Drajad, Striker Timnas asal Gresik yang Ternyata Prajurit TNI

Pada 2011, dia berpartisipasi dalam ajang Liga Pendidikan Indonesia 2011 dan membela tim sekolahnya, SMPN 3 Gresik. Setelah itu, Dimas mulai dikenal di dunia sepak bola Gresik. Hingga akhirnya, satu tahun setelah melonjaknya nama Dimas, tepatnya di tahun 2012, Dimas mendapatkan panggilan untuk menimba ilmu di SAD Uruguay, dan berkesempatan juga untuk ikut dalam program pelatihan di Moratalaz FC, Spanyol.
Pada 2013, setelah Dimas menyelesaikan pendidikannya, ia dipilih untuk bergabung dalam Tim Nasional Indonesia U-19, yang mana merupakan asuhan Indra Sjafri untuk mengikuti Piala AFF 2013.
Setelah turnamen Piala AFF U-19 2013 selesai, Dimas Drajad juga bergabung dalam klub asal kampung halamannya, Persegres Gresik. Hingga 2015, karier Dimas Drajad terlihat sangat baik. Atas kepiawaiannya, ia mampu menembus gawang lawannya. Namun, liga yang dihentikan pada musim 2015 dan krisis keuangan, membuat Dimas harus mencari klub baru.
Setelah pergi dari Persegres Gresik, ia melanjutkan karier sepak bolanya di PS TNI. Selama berada di PS TNI, karier sepak bolanya tidak berjalan mulus. Meskipun dijadikan andalan pada musim 2016. Dimas pernah dipinjamkan ke PSMS Medan pada 2017. Lalu ia kembali lagi ke PS TNI.
Pada Liga 1 2019, Dimas yang masih memperkuat PS TNI yang saat ini sudah berubah nama menjadi TIRA-Persikabo. Hingga kini, karier sepak bola Dimas terus berlanjut dan ia masih memperkuat Persikabo dan Timnas Indonesia. Performa di Persikabo pun cukup konsisten dengan menjadi salah satu striker lokal yang mampu mencetak gol kemenangan.
Itulah profil dan biodata Dimas Drajad. Dengan darah sepak bola yang mengalir di tubuhnya, ia berhasil mencetak gol demi gol yang membawa kemenangan kepada klub sepak bola yang dibelanya.
Editor: Kastolani Marzuki