Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penganiaya Satu Keluarga di Sampang Ditangkap, Pelaku Keponakan Korban
Advertisement . Scroll to see content

Prihatin Kasus Sampang, Siswa SD Tergerak Tolak Kekerasan di Sekolah

Sabtu, 03 Februari 2018 - 14:21:00 WIB
Prihatin Kasus Sampang, Siswa SD Tergerak Tolak Kekerasan di Sekolah
Seorang murid mendekap erat gurunya di aksi damai siswa SD Muhammadiyah 2 Surabaya melawan kekerasan di sekolah. (Foto: iNews/Sonny Hermawan)
Advertisement . Scroll to see content

Senada disampaikan Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Choirotur Rosyidah. Dia mengatakan, aksi damai ini respons terhadap kasus kekerasan di salah satu sekolah di Sampang, Madura, hingga menimbulkan korban jiwa.

“Kami prihatin atas kekerasan yang masih terjadi dalam sekolah. Terlebih khusus kami prihatin atas korban di Sampang. Kami ikut berbela sungkawa bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.


Dia mengatakan, pihaknya menolak segala bentuk kekerasan dalam sekolah. Baik yang dilakukan guru kepada murid, murid kepada guru, maupun kekerasan lain antarsesama murid.

“Dunia pendidikan adalah kunci akhlak anak-anak menjadi lebih baik. Bisa menghormati orang tuanya, bisa menghormati gurunya, masyarakat dan pergaulan di lingkungannya. Bila masih terjadi, artinya ada sistem pendidikan yang gagal dalam sekolah itu,” kata Rosyidah.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut