Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dramatis! Detik-Detik Penyelamatan Wanita di Jember Nyaris Terjun ke Laut
Advertisement . Scroll to see content

Pria di Gresik Tewas Mengapung di Kali Lamong, Diduga Bunuh Diri karena Depresi 

Minggu, 26 September 2021 - 20:03:00 WIB
Pria di Gresik Tewas Mengapung di Kali Lamong, Diduga Bunuh Diri karena Depresi 
Korban dievakuasi petugas dan warga dari Sungai Kali Lamong. (Foto: iNews.id/Ashadi Iksan).
Advertisement . Scroll to see content

GRESIK, iNews.id - Sesosok mayat ditemukan mengapung di Sungai Kali Lamong. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah membengkak dan berwarna biru kehitaman. Kuat dugaan korban sudah meninggal lebih dari 24 jam. 

Hasil penyelidikan polisi, mayat tersebut bernama Saim (65) warga Desa Dapet, Kecamatan Balongpanggang, Gresik. Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh anggota keluarganya. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban mengalami gangguan jiwa. 

"Korban sudah lama melangalami gangguan jiwa," kata Hadi salah satu keluarga korban, saat dihubungi Minggu (26/9/2021). 

Puncaknya, saat korban mengetahui jika mantan istrinya telah menikah lagi. Situasi batinnya tiba-tiba menjadi kacau, ia disebut kerap llinglung dan tidak bisa diajak bicara. Sampai akhirnya keluarganya menemukan korban sudah terkapar mengapung di pinggirian sungai. Dia meninggal dalam kondisi tragis. 

Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus mengatakan, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal. Bentuk mayatnya sudah berubah dari warna asalnya. Dia menduga, kematian korban sudah lebih dari sehari. Setelah berhasil mengevakuasi, korban akhirnya dibawa ke RS Ibnu Sina. 

"Kondisi tubuhnya sudah membengkak dan berubah warna biru kehitaman. Dugaan kuat, korban sudah meninggal lebih dari 24 jam," katanya. 

Sedangkan dalam pemeriksaannya, polisi tidak menumukan tanda-tanda kekerasan maupun kejanggalan lainnya. Sehingga kematian Saim dianggap tidak ada keanehan. Karena itu, polisi akhirnya menyerahkan jenazah ke keluarga korban untuk dimakamkan.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut