Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan di Sidoarjo, Perempuan Muda Tewas Terlindas Truk Gandeng
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Temukan Kejanggalan Kasus Perempuan Diduga Bunuh Diri di Jembatan Tunggulmas

Selasa, 07 Mei 2024 - 16:08:00 WIB
Polisi Temukan Kejanggalan Kasus Perempuan Diduga Bunuh Diri di Jembatan Tunggulmas
Polisi saat mengevakuasi mayat perempuan muda di bawah Jembatan Tunggulmas Malang. (Polsek Lowokwaru / istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Kendati demikian Kapolsek belum berani memastikan apakah korban terlebih dahulu dibunuh di lokasi lain sebelum ditemukan di lokasi kejadian seperti seolah membuat skenario bunuh diri melompat dari atas jembatan. Sebab saat ini polisi masih menunggu pihak keluarga untuk memastikan penyelidikan lanjutan.

"Nanti kan menunggu dari pihak keluarga. Apakah nanti dari pihak keluarga bersedia untuk autopsi atau tidak, atau hanya cukup keterangan dari luar," katanya.

Tetapi dari keterangan awal tim dokter forensik, pendarahan dalam bisa terjadi ketika seseorang jatuh dari ketinggian, tetapi yang menyentuh dasar tanah bagian tubuh selain kepala terlebih dahulu.

"Hasil koordinasi dengan dokter forensik, jika pendarahan itu terjadi dalam tubuh, tidak akan mengeluarkan darah. Artinya betul-betul jatuh, tapi tumpuannya itu tidak langsung di kepala yang langsung membentur ke dasar lantai itu. Bisa jadi kondisi badan dulu yang satu, tapi nanti ini sambil menunggu pihak keluarga datang," katanya.

Sebelumnya diberitakan, sesosok perempuan muda ditemukan tewas diduga bunuh diri di bawah Jembatan Tunggulmas Malang, Senin (6/5/2024) tengah malam sekira pukul 23.30 WIB. Saat itu awalnya ada dua orang berinisial LA dan SAB, yang berada di atas Jembatan Tunggulmas sedang berfoto-foto. 

Tapi selang beberapa menit kemudian topi yang dipakai salah satunya jatuh ke bawah jembatan. Mereka lantas mencari keberadaan topi itu di bawah jembatan hingga menemukan korban dengan posisi telentang di dasar jembatan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut