Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan di Singosari Malang, Pemotor Tewas Tabrak Truk Tangki Parkir di Jalan
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Periksa 4 Panpel Arema FC Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini yang Didalami

Kamis, 06 Oktober 2022 - 15:30:00 WIB
Polisi Periksa 4 Panpel Arema FC Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini yang Didalami
Spanduk solidaritas Tragedi Kanjuruhan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Sebanyak empat orang Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC diperiksa terkait tragedi Kanjuruhan di Markas Polres Malang, pada Rabu (5/10/2022). Keempatnya adalah ketua Panpel Arema FC, manajer tiket, security officer, dan media officer.

Media Officer Arema FC Sudarmaji membenarkan adanya pemanggilan keempat panpel termasuk dirinya oleh kepolisian. Keempatnya dipanggil untuk menjelaskan jalannya pertandingan Arema FC vs Persebaya pada Sabtu (1/10/2022), atau sebelum peristiwa kerusuhan yang menewaskan ratusan orang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

"Ditanyakan tentang kronologi pertandingan fokus kepada 90 menit, plus 7 menit. Jadi 90 menit pertandingan ditambah waktu tambahan 7 menit," ucap Sudarmaji saat dikonfirmasi awak media, Kamis (6/10/2022).

Sementara, dirinya mengaku banyak ditanya mengenai tugas pokok dan fungsi media officer yang melekat pada panpel pertandingan.

"Kita hanya menjelaskan subtansinya ada dua hal, apa saja yang diemban tugas media officer. Tntunya, tugas media officer rekan-rekan media sudah tahu dan memahami lah. Kita fokus kepada, di mana memberikan pelayanan memberikan akses kepada media untuk peliputan. Jadi seputar itu," tutur Sudarmaji.

Pihaknya sepakat akan proaktif dalam proses pengusutan tragedi Kanjuruhan yang tengah dilakukan oleh kepolisian. Dirinya yakin seluruh pihak akan berbicara objektif selama proses pemeriksaan berjalan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut