Polda Jatim Janji Segera Ungkap Kematian Mantan Wakapolda Sumut
Sampai saat ini, penyidik telah memeriksa lima orang saksi. Saksi saksi tersebut, ditengarai mengetahui keberadaan korban sebelum akhirnya ditemukan tewas. Juga saksi orang yang menemukan korban pertama kali.
"Saksi saksi yang ada memang mendukung. Ada ruang privat yang tidak perlu saya sampaikan kepada rekan-rekan, menyangkut tentang apa yang terjadi," ujar Barung.
Kasus ini menjadi perhatian, lantaran saat ditemukan, korban yang juga mantan Wakapolda Sumatera Utara ini ditemukan bersimbah darah dengan kaki terikat. Selain itu, kata Barung, korban juga salah satu keluarga besar Polri.
"Memang berita tentang kematiannya, adalah berita yang menyangkut tentang banyaknya fakta-fakta, misalnya darah yang berceceran di mana-mana," katanya.
Meski demikian, penyidik masih menetapkan dua kesimpulan pada kasus kematian korban, yakni karena pembunuhan dan bunuh diri. Di lokasi kejadian, juga ditemukan silet dan bekas botol cairan racun serangga. "Karena itu, publik kita mengharapkan untuk sabar," tandas Barung.
Sebelumnya diberitakan, mantan Wakapolda Sumatera Utara, Kombespol Agus Samad, ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya di Malang. Purnawirawan Polri ini, ditemukan tetangga dalam kondisi tak bernyawa, bersimbah darah dan kondisi kaki terikat.
Polisi belum berani memastikan jika kasus yang menimpa korban ini kasus pembunuhan. Hingga Sabtu siang, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan terhadap kasus ini.
Editor: Kastolani Marzuki