PKB Minta Pemprov Jatim Sediakan Ruang Isolasi di Seluruh Pesantren
Anik mengatakan, ruang isolasi dan rapid test sangat penting, mengingat pemerintah terus mematangkan wacana pengembalian aktivitas belajar mengajar di pesantren.
“Kami tidak ingin ada klaster baru penyebaran Covid-19 di Jawa Timur, seperti yang terjadi di Inggris dan Korea Selatan setelah dibukanya sekolah. Di dua negara tersebut muncul klaster baru setelah anak-anak kembali sekolah selama 10 hari dan pada akhirnya ditutup kembali,” katanya.
Lingkungan pesantren, kata Anik, tidak sama dengan lingkungan pendidikan pada umumnya. Karena itu, diperlukan bantuan dari pemerintah, terutama sarana dan prasarana. Seperti ruang tidur santri, ruang belajar santri dan sanitasi yang sesuai dengan standar kesehatan.
“Bila fasilitas sesuai standar dan pemenuhan kebutuhan gizi terpenuhi, saya yakin, penyebaran Covid-19 tidak akan terjadi di pesantren,” ujarnya.
Anik mengaku sudah berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Jatim agar ada perhatian serius untuk pondok pesantren. Dia juga berharap, agar penanganan tersebut melibatkan pemerintah kabupaten/kota setempat.
Editor: Ihya Ulumuddin