Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Hektare Sawah di Pangandaran Gagal Panen akibat Terendam Banjir
Advertisement . Scroll to see content

Peternak Lumajang Tinggalkan Puluhan Kerbau di Sawah karena Terjangkit PMK

Senin, 23 Mei 2022 - 14:04:00 WIB
Peternak Lumajang Tinggalkan Puluhan Kerbau di Sawah karena Terjangkit PMK
Peternak di Lumajang terpaksa meninggalkan kerbaunya di sawah karena terjangkit PMK, Senin (23/5/2022). (Foto: iNews.id/Yayan Nugroho).
Advertisement . Scroll to see content

LUMAJANG, iNews.id - Puluhan kerbau milik peternak Lumajang ditinggal di persawahan. Mereka sengaja tidak membawa pulang kerbau tersebut karena terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK), sehingga khawatir menular pada hewan ternak lainnya di kandang. 

Informasi yang dihimpun, terdapat 28 kerbau yang kini terjangkiti PMK. Tanda-tandanya, hidung dan mulut mengeluarkan lendir. Sementara kaki bagian bawah bengkak. 

Salah satu titik penyebaran PMK pada kerbau berada di Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto. Tak jauh berbeda dengan sapi dan kambing, kerbau yang terkena PMK ditandai dengan minimnya aktivitas dan loyo. 

Tak hanya itu, lidah dan mulut kerbau perlahan mengalami luka, kaki kerbau mengalami bengkak hingga hilangnya nafsu makan. "Mulut dan kakinya sakit. Susah jalan, sehingga terpaksa ditinggal di sawah. Takut, kalau menulari hewan di kandang," kata salah seorang pemilik kerbau Khotib, Senin (23/5/2022). 

Selain memisahkan hewan, pihaknya juga menjejali mulut kerbau dengan rumput gajah. Harapannya, PMK segera sembuh dan kerbau sehat kembali. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut