Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perempuan Hilang di Hutan Palopo, Tim SAR Turun Tangan Lakukan Pencarian
Advertisement . Scroll to see content

Pernah Dianggap Gila Tanam Pohon Pinang di Hutan, Pria di Lumajang Kini Dapat Kalpataru

Rabu, 20 Juli 2022 - 06:53:00 WIB
Pernah Dianggap Gila Tanam Pohon Pinang di Hutan, Pria di Lumajang Kini Dapat Kalpataru
Pak Daim, pria 61 tahun yang pernah dianggap gila karena tanam pohon pinang di hutan lereng gunung Lemongan, Jatim (Yayan Nugroho/MNC Portal)
Advertisement . Scroll to see content

Pak Daim bercerita, dirinya mulai menanam pohon pinang sejak tahun 1997. Saat itu, hutan lereng Gunung Lemongan kerap kebakaran pada musim kemarau.

"Kalau musim kemarau sering kebakaran, terus musim hujan pasti banjir dan tanah longsor," kata Pak Daim saat ditemui di kediamannya, Rabu (20/7/2022).

Kerusakan hutan tersebut, membuat Pak Daim berfikir keras mencari solusi menangani bencana yang terus terjadi setiap tahun.

"Awalnya saya menanam segala jenis tanaman, mulai dari tanaman buah-buahan hingga pohon pinang. Namun ternyata pohon pinang yang berhasil tumbuh tanpa diganggu hewan liar," katanya.

Pak Daim, pria 61 tahun yang pernah dianggap gila karena tanam pohon pinang di hutan lereng gunung Lemongan, Jatim (Yayan Nugroho/MNC Portal)
Pak Daim, pria 61 tahun yang pernah dianggap gila karena tanam pohon pinang di hutan lereng gunung Lemongan, Jatim (Yayan Nugroho/MNC Portal)

Jerih payah dan kegigihan Pak Daim menyelamatkan hutan bahkan sempat mendapatkan respons negatif dari orang-orang di lingkungannya.

Pak daim pernah dianggap gila karena setiap pagi pergi ke hutan yang berjarak tiga kilometer dari rumahnya dengan membawa bibit pohon pinang.

"Saya bawa bibit, terus ditanya sama orang mau ke mana. Ya saya jawab ke hutan," kata Daim.

"Wah gila, hutan ditanami pinang," lanjut Daim menirukan ucapan orang yang mencelanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut