Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sindikat Penipuan Pig Butchering di Solo Dibongkar, Raup Rp41,1 Miliar dari 133 Korban
Advertisement . Scroll to see content

Perempuan Cantik Buron Penipuan Rp42 Miliar di Surabaya Ditangkap 

Jumat, 09 Juni 2023 - 09:03:00 WIB
Perempuan Cantik Buron Penipuan Rp42 Miliar di Surabaya Ditangkap 
Lily Yunita menutup wajahnya dengan kertas saat di Kejari Surabaya. (Lukman Hakim).
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Buronan kasus penipuan pembebasan lahan senilai Rp42 miliar, Lily Yunita, tertangkap. Perempuancantik yang pernah terjerat kasus yang sama itu dibekuk tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya di sebuah apartemen di kawasan Surabaya barat pada Kamis (8/6/2023). 

Kepala Kejari Surabaya, Joko Budi Darmawan mengatakan, penangkapan terhadap Lily dilakukan setelah yang bersangkutan berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). "Dia merupakan terpidana perkara penipuan Rp 42 miliar,” kata Joko, Jumat(8/6/2023).

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Surabaya, Ali Prakosa menambahkan, Lily Yunita berstatus DPO Kejari Surabaya sejak Februari 2023. Pencarian Lily sempat mengalami kesulitan. 

Sebab, Lily kerap berpindah hunian. Mulai Surabaya, Jakarta, sampai Samarinda. "Namun keberadaan terpidana di Surabaya telah terlacak sejak seminggu terakhir," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Surabaya, Putu Arya Wibisana mengungkapkan, Lily dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan terhadap korbannya, Linawati Setyo. "Lily menipu korbannya dalam pembebasan lahan di Osowilangun Surabaya," ujarnya.

Saat ini, Lily telah dieksekusi ke Lapas Kelas 1 Surabaya di Porong Sidoarjo sesuai putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 5909 K/Pid.Sus/2022 tanggal 8 November 2022. Dalam putusan itu menyebutkan, yang pada pokoknya, terpidana terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan penipuan dan pencucian uang dan menjatuhkan pidana penjara selama 6 tahun dan pidana denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut