Penyaluran BLT di Kantor Pos Kota Surabaya Membludak, Ini Langkah Wali Kota
SURABAYA, iNews.id - Ribuan penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) memadati dua kantor pos besar di Kota Surabaya, Rabu (10/5/2023). Warga membludak hingga berdesakan karena jumlah yang sangat banyak.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan, pihaknya menerima banyak laporan dan keluhan, termasuk menerima laporan via grup-grup WhatsApp Forkom RT RW dan LPMK. Karena itu, Eri berkoordinasi dengan kantor pos, menawarkan penyaluran BLT itu melalui kantor-kantor kecamatan. Solusi itu ternyata disepakati dan akhirnya penyaluran itu dilakukan di 31 kantor kecamatan.
"Karena penerima BLT begitu padat. Maka harus diubah sistemnya, dibagi di masing-masing kecamatan. Kasihan warga, kalau berdesak-desakan. Untuk itu saya perintahkan kadis untuk peka, datang ke lokasi dan membantu menyampaikan solusi,” katanya.
Dia menambahkan, kepadatan di kantor Pos kebonrojo terjadi karena banyaknya kecamatan yang di-cover. Untuk mengurai kepadatan, pembagiannya harus disebar di kecamatan. Menurutnya meskipun bukan kewenangan pemerintah kota, namun yang pembagian itu berkaitan dengan warga Surabaya.
“Nanti kita akan bantu dalam proses pembagian di kecamatan, karena ini berurusan dengan warga Surabaya” katanya.
Dalam pantauan di lapangan, penerima manfaat BLT yang sudah mendapatkan tanda tangan verifikasi, bisa langsung mengambil bantuan di Kantor Pos. Sedangkan yang belum mendapatkan tanda tangan verifikasi, diminta untuk mengambil BLT di kantor kecamatan sesuai dengan domisili masing-masing.