Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Kurir Dibegal saat Berteduh di Bandung, Motor dan Paket Sekarung Raib
Advertisement . Scroll to see content

Penjual Sayur di Lumajang Tewas Dibegal saat Hendak ke Pasar, Motor Dibawa Kabur

Senin, 04 Mei 2026 - 16:27:00 WIB
Penjual Sayur di Lumajang Tewas Dibegal saat Hendak ke Pasar, Motor Dibawa Kabur
Pedagang sayur di Lumajang ditemukan tews mengenaskan di pinggir jalan diduga menjadi korban begal. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

LUMAJANG, iNews.id – Seorang perempuan penjual sayur berinisial AN (46) ditemukan tewas mengenaskan di tepi jalan nasional penghubung Lumajang-Jember, tepatnya di Desa Kaliboto Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (4/5/2026) pagi. AN diduga menjadi korban pembegalan karena sepeda motor miliknya hilang dibawa kabur pelaku. 

Diperoleh informasi, jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar dalam kondisi terkapar di bibir jalan dengan luka serius di bagian kepala. Petugas yang tiba di lokasi mengidentifikasi korban sebagai warga Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto, yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang sayur. 

Peristiwa tragis ini bermula saat korban berangkat dari rumahnya menuju pasar tradisional dengan mengendarai sepeda motor matik. Namun, saat menempuh perjalanan sekitar 2 kilometer dari rumah, korban diduga diadang oleh kawanan begal. 

"Informasi awal ditemukan luka bacok dan lebam di bagian kepala. Motor yang dipakai korban juga hilang," ujar Kasie Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto.

Kerabat korban, Kholfiyah mengaku syok saat mendengar kabar duka tersebut. Dia menuturkan, korban memang terbiasa berangkat pagi untuk berjualan sayur setelah sebelumnya bekerja sebagai buruh tani di sawah.

"Tadi pagi itu mau ke pasar, jaraknya kurang lebih 2 kilo dari rumah. Kami dapat kabar korban sudah meninggal di TKP," kata Kholfiyah. 

Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), jasad korban dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematiannya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut