Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Bongkar Pembalakan Liar di Hutan Bojonegoro, 46 Batang Kayu Jati Disita
Advertisement . Scroll to see content

Pengendalian Gratifikasi di Pemkab Bojonegoro Raih Peringkat 5 Tertinggi Nasional 2022 

Senin, 22 Agustus 2022 - 17:00:00 WIB
Pengendalian Gratifikasi di Pemkab Bojonegoro Raih Peringkat 5 Tertinggi Nasional 2022 
Pemkab Bojonegoro meraih peringkat lima tertinggi nasional untuk implementasi Program Pengendalian Gratifikasi (PPG). (Foto: dok Pemkab Bojonegoro)
Advertisement . Scroll to see content

BOJONEGORO, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro meraih peringkat lima tertinggi nasional untuk implementasi Program Pengendalian Gratifikasi (PPG) bersama 10 instansi lainnya. Capaian ini meroket tajam pada 2021 yang menduduki peringkat 127 

Raihan tersebut merupakan hasil monitoring dan evaluasi implementasi pengendalian gratifikasi pada triwulan II-2022, yakni melalui mekanisme rekonsiliasi dan verifikasi data perkembangan implementasi PPG dari Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik. 

Irban Pengawas RB dan Pecegahan Tipikor Inspektorat Kabupaten Bojonegoro Rahmat Junaidi mengatakan, Inspektorat secara masif melakukan sosialisasi pesan anti gratifikasi. Baik pada berbagai acara rapat skala besar maupun lewat e-learning tentang anti korupsi yang mulai banyak diikuti berbagai kalangan dari tiap OPD. Harapannya, peserta terus bertambah dari kalangan aparat desa dan swasta, agar paham dan sadar bahaya korupsi termasuk gratifikasi.

“Nilai Pemkab Bojonegoro saat ini yakni 93.32. Dan saat ini berhasil duduk di peringkat 5 dari 611 instansi atau lembaga di pusat dan di daerah yang dilakukan Monev oleh KPK, sehingga memberi semangat untuk terus melakukan sosialisasi dan melawan tindak korupsi,” ujarnya Senin (22/8/2022). 

Indikator lain penyebab realisasi pengendalian Gratifikasi Pemkab Bojonegoro meraih peringkat lima yaitu dengan mengidentifikasi risiko dan mitigasi risiko. Sebagai contoh, memanfaatkan aplikasi SI-PINTER terkait Sistem Pengawasan Instansi Pemerintah (SPIP) dan pengendalian kecurangan (Fraud Control Plan). 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut