Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Masuk Jurang Dievakuasi, 1 Orang Masih Terjebak
Advertisement . Scroll to see content

Pencarian Korban Longsor di Lumajang Dihentikan Faktor Cuaca, 1 Belum Ditemukan

Jumat, 07 Juni 2024 - 14:42:00 WIB
Pencarian Korban Longsor di Lumajang Dihentikan Faktor Cuaca, 1 Belum Ditemukan
Petugas SAR gabungan saat mencari penambang pasir yang tertimbun longsor di Dusun Supit, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jumat (7/6/2024). (Foto: BPBD Lumajang)
Advertisement . Scroll to see content

LUMAJANG, iNews.id - Petugas SAR gabungan menghentikan sementara pencarian korban penambang pasir yang tertimbun longsor di Dusun Supit, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jumat (7/6/2024). Alasannya karena faktor cuaca sebab kawasan Gunung Semeru diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Yudhi Cahyono mengatakan, satu korban longsor saat ini masih belum ditemukan. Korban penambang pasir bernama Junaidi, warga Dusun Karangsuko RT 21 RW 06, Desa Tamansatriyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

"Untuk sekarang ini belum ada penanganan atau pembersihan dulu karena kondisi cuacanya mendung dan hujan intensitas ringan," ujar Yudhi Cahyono saat dikonfirmasi, Jumat (7/6/2024).

Cuaca yang tidak mendukung membuat proses pencarian satu dari empat penambang pasir dihentikan sementara. Tim penyelamat gabungan yang dikomandoi Basarnas Jember khawatir bila ada longsor susulan pada tebing setinggi lebih dari 80 meter.

"Betul, dari tim SAR, BPBD relawan dan tugas gabungan masih stand by, cuma tidak ada aktivitas evakuasi karena cuaca tidak mendukung. Posisinya cuaca tidak mendukung, mendung gerimis ringan takutnya ada hal-hal yang tidak diinginkan, debit sungai naik tinggi atau ada longsoran susulan," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut