Penampakan Artefak Kuno Abad 13 Ditemukan di Hutan Tritik Nganjuk
Benda-benda hasil temuan itu sempat disimpan Aman sebagai koleksi pribadi. Meski pernah ada pihak yang menawar untuk membeli, dia memilih tidak menjual artefak tersebut.
Setelah Museum Tritik diresmikan beberapa hari lalu, Aman memutuskan menyerahkan seluruh artefak kuno Hutan Tritik Nganjuk itu. Dia berharap benda bersejarah tersebut bisa dimanfaatkan sebagai sarana edukasi publik.
Petugas observasi dari Disporabudpar Kabupaten Nganjuk kemudian melakukan pengecekan langsung. Pemeriksaan dilakukan di kediaman penemu.
Petugas observasi Disporabudpar Kabupaten Nganjuk, Aries Trio Efendi, mengatakan hasil pengamatan awal menunjukkan artefak memiliki nilai sejarah tinggi. Terutama pada bagian guci keramik.
“Terutama guci keramiknya, kami duga berasal dari Thailand era klasik. Ini dilihat dari teknik glasir dan karakter bahannya,” kata Aris.