Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Mobil Rombongan Pengantin di Tol Jombang-Mojokerto, 10 Penumpang Luka
Advertisement . Scroll to see content

Penampakan 2 Mobil Mewah Keluarga Cendana yang Disita Polisi terkait Investasi MeMiles

Rabu, 22 Januari 2020 - 16:36:00 WIB
Penampakan 2 Mobil Mewah Keluarga Cendana yang Disita Polisi terkait Investasi MeMiles
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Mapolda Jatim. (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan)
Advertisement . Scroll to see content

“(AHS) tidak top up, tetapi ada aliran dana, masuk dan reward yang diterima. Nah inilah yang akan didalami, berapa yang diterima, dan sebagai apa. Sebab, dari haril pemeriksaan tidak ada sebagai member,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Rabu (22/1/2020).

Barang bukti dua unit mobil Toyota Alphard milik keluaga Cendana tiba di Polda Jatim, Rabu (22/1/2020). (Foto: iNews.id/Ihya` Ulumuddin)
Barang bukti mobil Toyota Alphard B 2787 PKJ milik keluaga Cendana disita Polda Jatim, Rabu (22/1/2020). (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

 

Luki mengatakan, reward juga diterima istri AHS. Bedanya, istri AHS tersebut tercatat sebaai member. Tak hanya itu, yang bersangkutan juga melakukan top up layaknya member penerima reward lainnya.

Diketahui, keluarga cendana AHS, memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim, Rabu (22/1/2020), berkaitan dengan kasus investasi bodong, MeMiles.

AHS datang sekitar pukul 10.35 WIB melalui akses khusus Polda Jatim. Akses ini terbatas untuk kapolda maupun pejabat utama. Cara AHS mendatangi Polda Jatim ini terlihat aneh karena aksi-saksi sebelumnya datang melalui pintu utama.

Barang bukti dua unit mobil Toyota Alphard milik keluaga Cendana tiba di Polda Jatim, Rabu (22/1/2020). (Foto: iNews.id/Ihya` Ulumuddin)
Barang bukti mobil Toyota Alphard B 2989 PKJ milik keluaga Cendana di Polda Jatim, Rabu (22/1/2020). (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

 

Luki mengatakan, AHS diperiksa sebagai saksi. Berdasarkan keterangan saksi dan bukti digital forensik, AHS diketahui terlibat dalam investasi bodong tersebut.

“Hari ini Polda Jatim memanggil tiga orang saksi, yakni AHS, AN dan TJ. Tiga orang itu akan diperiksa karena ada kaitannya degan pemeriksaan saksi-saksi sebelumnya dan tersangka,” katanya.

Luki mengatakan, pemeriksaan para saksi akan terus dilakukan untuk membongkar secara tuntas bisnis bodong tersebut. Upaya ini dilakukan untuk menyelamatkan aset milik member yang menjadi korban.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut