Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Beredar Narasi Oknum Aparat Diamankan usai Rusak Polsek Pakisaji, Ini Kata Kapolres Malang
Advertisement . Scroll to see content

Pemuda di Malang Menangis Ditangkap Warga, Bawa Botol Diduga Bom Molotov usai Demo

Selasa, 02 September 2025 - 08:47:00 WIB
Pemuda di Malang Menangis Ditangkap Warga, Bawa Botol Diduga Bom Molotov usai Demo
Pemuda yang kedapatan membawa botol diduga bom molotov menangis saat diamankan warga. (Foto: MPI/Avirista M)
Advertisement . Scroll to see content

Harvard menjelaskan, botol yang ditemukan berisi bahan bakar dengan sumbu menyerupai bom molotov. Ujung botol terlihat terbakar sebagian, namun belum sempat dilemparkan ke arah obyek vital.

"Yang dua kabur, belum sempat dibakar, api yang jelas sudah meletup duluan, karena isinya otomatis ada BBM-nya kan," katanya.

"Kalau keguncang sedikit ya gasnya kan keluar. Ada sumbunya, belum sempat terbakar, tapi ujung botol ada bekas luka meleleh seperti terbakar," ucapnya lagi.

Untuk menghindari amukan massa, pria tersebut dibawa ke Pos Satpol PP Balai Kota Malang. Selanjutnya, diserahkan ke Polresta Malang Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Belum diketahui apakah terduga pelaku merupakan mahasiswa atau tidak.

"Kami belum tahu, yang jelas masih muda anaknya. Masih belum tahu identitas detail mudah-mudahan dari pihak kepolisian bisa mengidentifikasi. Sehingga nanti ketemu jaringan-jaringan ini setidaknya bisa dicegah mitigasi sehingga diamankan," kata Harvard.

Pantauan di kawasan Balai Kota Malang, ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat masih berjaga hingga pukul 21.25 WIB. Mereka membantu aparat kepolisian dari Polresta Malang Kota serta TNI yang tetap siaga mengamankan kawasan DPRD Kota Malang.

Sebagai informasi, aksi demonstrasi mahasiswa di Malang sebelumnya berlangsung ricuh pada Jumat malam (29/8/2025). Demo terkait protes tunjangan DPR RI dan solidaritas kematian pengemudi ojek online Affan Kurniawan itu berakhir dengan pengerusakan pos polisi di Kota Malang dan Kabupaten Malang. Kericuhan terus berlanjut hingga Sabtu dini hari dan Minggu dini hari.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut