Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit
Advertisement . Scroll to see content

Pembunuhan Anak di Mojokerto, Nenek Korban: Pelaku Harus Dibunuh

Kamis, 05 Maret 2020 - 11:01:00 WIB
Pembunuhan Anak di Mojokerto, Nenek Korban: Pelaku Harus Dibunuh
Nenek korban, Miskah tidak terima jika cucunya tewas dibunuh. (Foto: iNews/Sholahidun)
Advertisement . Scroll to see content

Nenek korban ini mengaku tidak mengenal teman yang mengaku dipukul korban di sekolah. Bahkan dia juga tidak tahu penyebab korban dan teman tersebut berkelahi.

Selama ini, dia mengaku mengenal korban sebagai anak yang anak yang baik dan penurut meski telah ditinggal berpisah oleh orang tuanya. Saat korban berusia tujuh bulan, kedua orang tua sudah bercerai.

Sebelumnya, seorang anak laki-laki ditemukan tewas di bawah jembatan Kedung Wungkal, Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi tepatnya Jalan Raya Kemlagi, Mojokerto, Jatim, Kamis (30/1/2020) pagi. Di kepala jasad tersebut terdapat luka sehingga warga menduga dia korban pembunuhan.

Mayat dalam kondisi tengkurap dan berada di sela-sela lumpur sungai. Sementara di sekitar lokasi kejadian tidak ditemukan jejak apapun.

Saat mayat dibalik, petugas mendapati ada luka parah di kepala dan masih mengucurkan darah. Usai dilakukan identifikasi, mayat korban dibawa ke rumah sakit RA Basuni, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto untuk dilakukan autopsi. Saat diangkat, mayat sudah dalam kondisi kaku.

Belakangan diketahui identitas mayat anak tersebut bernama Ardio Wilyam Oktaviano (14), pelajar kelas empat Sekolah Dasar (SD) Katemasdungus, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Identitas korban terungkap setelah beberapa keluarga datang ke kamar jenazah.

Sementara dua pelaku pembunuhan sudah ditangkap polisi. Mereka yakni kakak dari teman korban. Motif pembunuhan diketahui karena keduanya marah pada korban yang memukul adik mereka saat di sekolah.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut