Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap Pembunuhan Brutal di Simokerto Surabaya, Pelaku Ditangkap di Madura
Advertisement . Scroll to see content

Pembunuh Bocah 12 Tahun di Surabaya Menangis, Ini Pengakuannya kepada Polisi 

Jumat, 11 Juni 2021 - 19:49:00 WIB
Pembunuh Bocah 12 Tahun di Surabaya Menangis, Ini Pengakuannya kepada Polisi 
Jenazah JS, korban pembunuhan berada di tempat persemayaman, Sabtu (5/6/2021). (Foto: iNews.id/Rahmat Ilyasan).
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Pelaku pembunuhanbocah 12 tahun di Surabaya, WBPM mengaku menyesal. Sambil menangis WBPM menyatakan bahwa, dirinya tidak menyangka paving yang dipukulkan ke kepala korban JM bisa mengakibatkan bocah tersebut meninggal dunia. 

Awalnya dia mengira pukulan ke bagian belakang kepala itu hanya akan membuat JM pingsan. "Saya pukul itu bagian belakang kepala korban (JM) sebanyak tiga kali. Yang terakhir saya pukul sambil merem (memejamkan mata)," ujar WBPM yang tampak meneteskan air mata, Jumat (11/6/2021). 

Di hadapan polisi, pelaku mengaku gelap mata, sehingga timbul niat untuk menganiaya korban. Pasalnya, dia tidak memiliki uang sepeser pun untuk pulang ke Jawa Barat (Jabar). 

Pelaku mengaku sempat membuka usaha makanan seperti berjualan nasi goreng, nasi kucing dan lain-lain. Sayangnya, usaha yang dia bangun selalu berakhir dengan kegagalan. "Saya mau pulang tidak ada uang dan tidak bisa makan,” kata WBPM sembari tertunduk, Jumat (11/6/2021).

Saat itulah dia melihat korban membawa ponsel, sehingga timbul niat untuk menguasai. Tersangka mengambil paving dari luar kamar kos. Paving itu lantas dibawa masuk ke dalam kamar kos dan dipukulkan ke kepala korban. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut