Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan di Bojonegoro, Pelajar 16 Tahun Tewas Terlindas Truk usai Gagal Menyalip
Advertisement . Scroll to see content

Pelajar SMA di Mojokerto Sukses Budi Daya Anggrek Spesies Baru, Penghasilan Rp40 Juta/Bulan

Minggu, 31 Oktober 2021 - 11:54:00 WIB
Pelajar SMA di Mojokerto Sukses Budi Daya Anggrek Spesies Baru, Penghasilan Rp40 Juta/Bulan
Setiawan Ramadhani (18), pelajar SMA yang sukses budi daya anggrek hingga beromzet ratusan juta. (Foto: iNews.id/Sholahudin).
Advertisement . Scroll to see content

Setiawan mengatakan, kecintaanya pada bunga anggrek bermula dari ibunya. Saat itu dia diajak ke kios bunga di Jalan Brawijaya, Kota mojokerto. Saat itulah dia melihat anggrek bulan (phalaenopsis amabilis) yang cukup indah. Dari situ dia tertarik untuk menanam dan membudidayakannya hingga sekarang. 

Tak hanya menanam, Setiawan juga mulai menjual anggrek hasil budi daya. Hasilnya luar biasa. Dalam sepekan dia bisa menjual 300 batang anggrek lewat media sosial. Bahkan, dalam sebulan bisa mencapai 1.500 batang. 

Varian anggrek itu dijual dengan harga bervariasi, mulai termurah Rp20.000 hinga puluhan juta. Tingginya harga anggrek tersebut karena variannya yang unik dan langka. 

Kini, Setiwan memiliki 500 indukan anggrek di belakang rumahnya dan enam spesies, di antaranya dendrobium strebloceros alba, lasianthera dan strepsiceras. 

Tak hanya dengan nama latin tertentu, anggrek di kebun Setiawan juga diberi nama tokoh seperti menteri keuangan Sri Mulyani, istri Presiden Jokowi Iriana Joko Widodo serta nama kapal selam Naggala atau kejadian besar di Indonesia. 
"Nama-nama ini sebagai penghormatan dari pembudidaya anggrek dan tercatat resmi di London, Inggris," katanya. 

Dari hasil menjual anggrek ke berbagai daerah di indonesia, penghasilan putra pasangan Edy Soedjoko dan Dyah Wilujeng Ingtyas saat ini rata-rata sampai Rp40 juta per bulan. "Uangnya ditabung untuk biaya sekolah dan membeli spesies anggrek baru," katanya. 

Setiawan bersyukur, sebab hasil jerih payahnya tersebut bisa untuk membantu orang tua dan biaya sekolah. Tak hanya itu, dia juga bisa menggaji teman-temannya. "Senang, bia membuka lapangan pekerjaan. Bayar teman-teman yang kerja sama saya," katanya. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut