Pelajar SD di Surabaya Kumpulkan Donasi Bantu Warga Terdampak Covid-19
Dia mengatakan, setiap kelas sudah mendapatkan jadwal penyaluran yang ditentukan oleh para pendidik. Bahkan, agar tidak terjadi kerumunan dirinya menyebut ada satu kelas yang penyebarannya dilakukan selama dua hari. Setelah semua bantuan terkumpul, rencananya, bantuan akan diserahkan ke Pemkot Surabaya melalui Kegiatan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).
“Jadi kita lakukan pengumpulan donasi ini selama dua minggu supaya tidak bergerombol dan tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Jadi tanggal 12 akan kami serahkan,” katanya.
Tidak hanya itu, ia memastikan hingga hari ini bantuan yang sudah terkumpul didominasi oleh beras dan mie instan. Bahkan, tak sedikit dari siswa-siswi tersebut juga menambahkan bantuan dari yang sudah ditentukan seperti minuman teh maupun susu.
Menariknya, Materai pun mengungkapkan semua pelajar dari 868 di sekolah tersebut berpartisipasi. “Pelajar yang inklusi pun juga ikut menyumbangkan. Mereka sendiri yang menyerahkan. Terima kasih para orang tua atas dukungan anda semua. ” katanya.
Ketua Komite SD Negeri Airlangga 1 Agil Torresia Nirwanasari menambahkan, pihaknya mendukung upaya sekolah untuk menumbuhkan empati terhadap anak-anak. Oleh sebab itu, ia bersama para pengurus komite yang lainnya akan tetap mendukung penuh berbagai kegiatan sosial yang diselenggarakan di sekolah.
“Apalagi untuk mengatasi persoalan Covid-19. Kami juga kerap melakukan kegiatan yang sifatnya sosial, jadi kapan pun ada kegiatan ini kami siap membantu,” kata Agil Torresia.
Siswi kelas 6 SD, Natalia Wahyu Putri mengaku, senang bisa menjadi bagian dalam membantu Kota Surabaya. Makanya, ia pun mengajak agar seluruh pelajar se-Surabaya ikut berperan dalam menekan laju penyebaran Covid-19 dengan cara menyisihkan rezekinya untuk warga yang terdampak pandemi.
Editor: Kastolani Marzuki