PDI-P Jatim Himpun Penjahit dan Tukang Las untuk Produksi Masker dan Wastafel
Kusnadi mengatakan, masker dan wastafel portable ini nantinya akan dibagikan ke masyarakat secara gratis. Pembagian dilakukan melalui 38 DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota se-Jatim dan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang berjejaring.
"Untuk distribusinya tidak harus menunggu target 1 juta terpenuhi. Begitu sudah ada yang jadi sekian ribu, misalnya, maka akan segera kami distribusikan. Untuk hari ini misalnya, kita dapat 5.000 lembar masker," katanya.
Untuk pendanaan, lanjut dia, PDIP Jatim mengusahakannya secara bergotong-royong. Dana didapat dari hasil patungan teman-teman pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim dan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim.
"Tidak sampai melibatkan patungan dari kepala daerah dan DPRD Kabupaten dan kota, toh mereka juga menghadapi persoalan yang sama (Covid-19) di daerah masing-masing. Saya yakin mereka sudah berbuat dan membantu masyarakat di daerah masing-masing," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDIP Jatim, SW Nugroho menambahkan, untuk pembuatan masker, pihaknya melibatkan sekitar 50-an penjahit.
"Untuk masker kami targetkan antara satu sampai dua juta masker. Untuk gentong tempat air sekitar seribuan. Pekerjaan ini sudah berjalan empat hari," ujarnya