Pastikan Suci dan Halal, PWNU Jatim Gelar Vaksinasi AstraZeneca untuk 100 Kiai
SURABAYA, iNews.id - Sebanyak 100 kiai, pengurus serta aktivis Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur (Jatim) akan disuntik vaksin Covid-19, Selasa (23/3/2021) mendatang. Jenis vaksin yang dipakai yakni AstraZeneca yang sempat menjadi kontoversi.
"Iya, itu (vaksinasi AstraZeneca) yang kedua untuk kiai-kiai yang di atas 60 tahun," kata Katib Syuriyah PWNU Jatim KH Syafruddin Syarif, Minggu (21/3/2021).
Syafarudin mengatakan, vaksinasi untuk para kiai tersebut akan digelar di Kantor PWNU Jatim. Vaksinasi ini juga rencananya akan dihadiri Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. "Lebih jelasnya tanya panitia," katanya.
Jika teraksana, vaksinasi AstraZeneca akan menejadi yang pertama sejak vaksin tersebut tiba di Indonesia. Sampai saat ini vaksin jenis ini masih menjadi kontroversi. Selain sempat disebut bisa membekukan darah, vaksin ini juga disebut mengandung babi, sehingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak membolehkan.
Tetapi, PWNU Jatim punya pandangan berbeda. Berdasarkan kajian Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU Jatim, vaksin AstraZeneca dinyatakan suci dan halal, kendati pun terdapat unsur babi pada proses pembuatannya. Sebab, sudah terjadi peralihan wujud. Pada hukum Islam, peralihan wujud najis menjadi suci disebut dengan istihalah.