Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga
Advertisement . Scroll to see content

Panik, Peternak di Mojokerto Nekat Jual Sapi yang Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku

Kamis, 12 Mei 2022 - 16:46:00 WIB
Panik, Peternak di Mojokerto Nekat Jual Sapi yang Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku
Tangkapan layar saat warga Mojoketo menjual sapi yang lumpuh akibat penyakit mulu dan kuku. (Foto: iNews.id/Sholahudin).
Advertisement . Scroll to see content

MOJOKERTO, iNews.id - Sejumlah peternak di Mojokerto nekat menjual sapi meski terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK). Tindakan ini dilakukan karena mereka takut sapinya mati dan merugi. 

Berdasarkan video amatir yang beredar, beberapa orang terlihat menarik sapi ke atas truk. Padahal kondisi sapi sudah lemas dan tidak bisa berdiri. 

Informasi yang dihimpun, kondisi ini terjadi hampir setiap hari di wilayah Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Sejak beberapa pekan terakhir, sapi-sapi di sana banyak yang sakit dan mati. Karena tidak mau merugi, mereka pun menjual sapi-sapi itu dengan harga yang murah, karena kondisinya sakit. 

Salah seorang peternak sapi Sundari (42) mengatakan, beberapa sakinya mendadak tidak mau makan dan sakit. Karena itu dia terpaksa menjualnya, meski dengan harga murah. 

"Harusnya di atas Rp25 juta. Tapi karena sakit, ya dijual murah. Kemaren laku Rp20 juta," katanya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut