“Kepada para Tenaga Tracer harus terus bekerja dengan maksimal karena penyebaran Covid-19 ini tidak pernah berhenti dan tidak ada hari liburnya. Penyebaran Covid-19 ini terus merambah ke mana-mana, jadi tenaga Tracer jangan sampai kalah cepat dalam menghentikan penyebaran Covid-19,” kata Panglima TNI.
Hadi Tjahjanto mengingatkan kepada para tenaga tracer Covid-19 dan Tenaga Kesehatan untuk tetap menjaga diri, agar tetap sehat dalam melaksanakan tugas di lapangan.
“Saya berharap para tenaga tracer Covid-19 dan Tenaga Kesehatan seperti para Babinsa, Bhabinkamtimas, Ibu Bidan Desa dan Kepala Desa jangan sampai ada yang sakit, sehingga kesehatan harus benar-benar dijaga,” ujarnya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran dan instansi yang terlibat dalam penanganan Covid-19. Terima kasih juga kepada Pak Kades, Bu Bidan serta prajurit TNI-Polri yang telah melaksanakan tugas dengan baik, karena tugas ini merupakan bagian dari upaya kita dalam mengendalikan penyebaran Covid-19,” ungkap Panglima TNI.
Di hari kedua kunjungan kerjanya di wilayah Jatim, Panglima TNI meninjau langsung beberapa Puskesmas yaitu Puskesmas Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Puskesmas Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk dan Puskesmas Balerejo Kecamatan Balerejo Madiun.
Panglima TNI juga mengunjungi Kodim 0803/Madiun untuk mengecek para prajurit TNI yang telah dibekali kemampuan dalam mengoperasikan Aplikasi Silacak dan Inarisk yang akan diperbantukan sebagai Tenaga Tracer Covid-19. Dalam kesempatan ini, Panglima TNI juga menyerahkan bantuan Laptop bagi Tenaga Tracer yang akan bertugas dilapangan.
Turut serta mendampingi Panglima TNI diantaranya Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin (Han), Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, Kapuskes TNI Mayjen TNI Tugas Ratmono, Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa, Pangkoopsau I Marsda TNI Tedy Rizalihadi S, dan Kababek TNI Marsma TNI Sugeng Wiwoho.
Editor: Kastolani Marzuki