Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perang Saudara Pecah di Kora Nduga, Korban Luka Dievakuasi ke RSUD Timika
Advertisement . Scroll to see content

Panembahan Senopati Mangkat, Perang Saudara Pecah di Kerajaan Mataram Islam

Senin, 24 Juni 2024 - 06:28:00 WIB
Panembahan Senopati Mangkat, Perang Saudara Pecah di Kerajaan Mataram Islam
llustrasi perang saudara antara Kerajaan Mataram Islam dengan Demak usai Panembahan Senopati mangkat (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Kerajaan Mataram Islam sempat goyah usai mangkatnya Panembahan Senopati. Kematian pendiri kerajaan ini menyebakan terjadinya perebutan kekuasaan dan ketidakpuasan.

Berawal dari pengangkatan Pangeran Hanyakrawati sebagai Raja Mataram Islam pascakematian Senopati. Ketidakpuasan bermunculan, salah satunya dari Pangeran Puger.

Saat itu, Pangeran Puger menganggap penunjukkan Hanyakrawati kurang tepat karena umurnya lebih muda dibandingkan dirinya. Kecemburuan inilah yang membuatnya Pangeran Puger mulai menyimpan dendam ke Hanyakrawati.

Dikutip dari 'Tuah Bumi Mataram: Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II' tulisan Peri Mardiyono, Puger merasa dia lebih layak mewarisi tahta Mataram daripada adiknya. Tetapi takdir memang tak berpihak ke Pangeran Puger, dia akhirnya tak bisa menduduki posisi raja.

Sadar akan kekecewaan kakak tirinya, Hanyakrawati mencoba melakukan pendekatan dengan memberikan jabatan kakaknya menjadi Adipati Demak. Puger pun menerima posisi itu, tetapi dia masih tidak puas. Dia memutuskan untuk melakukan pemberontakan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut