Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas Kerangka Manusia di Bukit Jember, Warga Diduga Depresi usai Cerai dengan Istri
Advertisement . Scroll to see content

Pakaian Adat Jawa Timur, Jenis dan Filosofinya 

Senin, 21 Maret 2022 - 09:50:00 WIB
Pakaian Adat Jawa Timur, Jenis dan Filosofinya 
Pakaian adat Jawa Timur (foto: @essai)
Advertisement . Scroll to see content

Warna merah putih yang mencolok tersebut menggambarkan karakter orang Madura yang tegas, keras, tidak kenal ragu, berani, dan terbuka dalam menyampaikan pemikirannya kepada orang lain.

Baju Pesa`an (Foto: @gramediablog).
Baju Pesa`an (Foto: @gramediablog).

Sedangkan untuk bawahan berupa celana komprang (celana kain longgar) berwarna hitam. Model pakaian tersebut secara filosofis menggambarkan kesederhanaan dan sifat terbuka masyarakat Madura. Selain itu juga sifat menghargai kebebasan. 

Untuk perempuan, baju pesa'an berupa kebaya dan sarung atau jarik dengan warna mencolok. Warna yang sering dipilih yakni merah, hijau, atau biru dengan ukuran yang ketat di badan. 

Konon, penggunaan baju ini biasanya menggunakan kain kebaya yang agak transparan dan perempuan menggunakan dalaman yang berwarna kontras dengan warna kebaya. Seringkali dinamakan kebaya rancongan.

Pakaian adat Jawa Timur ini kerap digunakan dalam kegiatan seremonial seperti upacara adat, karapan sapi atau kegiatan budaya lainnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut